Connect with us

Uncategorized

House Of DeeJay Sekolah Disk Jockey Berkualitas dan Bersertifikat

Published

on

monasnews.com

House Of DeeJay adalah sekolah DJ yang Berdiri pada tahun 2003 , Sekolah DJ dulunya bertempat di bandung sekarang ini sekolah House Of DJ ini berdiri di daerah kawasan Jl. Hayam Wuruk No 100 J di Belakang rumah makan garuda. House Of DJ sudah berjalan 5 tahun dan memiliki murid sudah lebih dari seratus orang tersebar di seluruh Indonesia.
Pemilik House Of DeeJay paulus khrisbianto pada Rabu sore 13/9 saat di temui di kediamannya sekaligus tempat khursus DJ (Disk Jockey), beliau menceritakan awal mulanya menekuni dunia DJ beliau menceritakan,” pada mulanya saya menekuni dunia DJ dari tahun 1997 pada waktu itu di Bandung itu dari nol, pada waktu sekolah DJ dulu masih menggunakan piringan hitam dan waktu itu biayanya masih 500rb di Bandung pada tahun 1995 yang kebetulan pada waktu itu juga saya bertemu dengan seseorang guru DJ yang bernama Kabul dia residen di Nasa dan akhirnya saya les private dengan beliau dan sampai sekarang menggeluti dunia DJ , bahkan saya pun sekarang membuka khursus DJ yang namanya House Of DJ ini ,walaupun tempatnya sederhana seperti ini . Di sekolah DJ ini kita menyediakan pasilitas diantaranya khusus DJ Penyewaan Alat , membuat lagu, sampai Jual beli peralatan DJ ,” terang Dj Sin Nama panggilan pemilik sekolah DJ
” Kendala yang saya hadapi di dunia DJ pada waktu itu susah main DJnya , seperti lagunya kemudian alat DJnya juga susah dulu masih menggunakan piringan hitam beda dengan sekarang yang sudah itu peaching dengan hunting dan sekarang lebih enak sekarang peralatannya lebih terlihat kanan kirinya dan juga lebih di permudah, awal mula masuknya perlengkapan DJ itu pada tahun 1999 itu sudah mulai terlihat sudah memiliki layar itu sudah mulai membantu kita para DJ ,” ujarnya
Kriteria untuk masuk sekolah DJ ini memiliki persyaratan, menurut sang pemilik House Of DJ ,” murid yang ingin masuk kesekolah ini harus membayar sebesar 3,5 juta 24 x pertemuan setiap pertemuan 2 jam, seminggu 3 kali waktu disesuaikan ,makin sering pertemuan makin bagus, dan bagi murid yang sudah selesai khursus ditahap akhir akan diberikan sertifikat dan juga kita akan memberikan Job tranning bagi para seluruh murid , bagi mantan murid House Of DJ yang sudah selesai pun kita masih memperbolehkan datang dan main disini tanpa di pungut biaya tidak seperti ditempat lain ada biayanya dan yang terpenting disini kita mencarikan pekerjaan buat mereka ,tidak mencarikan uang buat mereka tapi bagaimana cara kita bisa bermain dengan baik dan nantinya orang juga akan melihat cara mereka bermain secara kualitas maka bisa saja itu bisa menghasilkan uang seperti murid saya Icha yang sekarang dia menjadi residen dan menghasilkan uang ,” tegasnya

Foto DJ Angel (tengah)Bersama kedua murid House Of DeeJay

Di akhir wawancara kamipun mencoba mewawancarai DJ Angel yang juga salah satu pemilik House Of DeeJay beliau juga menceritakan awalnya terjun ke dunia DJ dia mengatakan ,” saya menggeluti dunia DJ pada tahun 2007 kebetulan saya sekolah DJ di Bandung kurang lebih 3 bulan seiring jalannya waktu akhirnya memiliki jam terbang ,kegiatan DJ saya paling jauh sudah sampai ke keliling Indonesia paling jauh palopo,”jelas DJ Angel
Menurut DJ Angel ,” rencana kedepan khususnya diera pasar bebas nanti kita bisa bertukar pekerjaan dengan DJ yang ada di luar negeri mudah-mudahan dengan adanya PDJI kita bisa diakui lagi di dunia karena DJ yang ada di Indonesia juga sudah diakui dan jauh lebih baik itu sudah banyak yang mengakuinya,”ucap DJ angel
DJ Angel pun berharap,”semoga sekolah DJ saya ini bisa di kenal oleh seluruh masyarakat Indonesia dan juga semoga House Of DJ ini bisa setara dengan sekolah-sekolah DJ yang sudah ternama,” pungkas DJ Angel

House Of DeeJay Sekolah DJ Berkualitas
Jl. Hayam Wuruk No 100 J
Belakang rumah makan garuda
Hp 081809411100 – 085886098825

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Uncategorized

Teknologi Menari Membentuk Ombak

Published

on

By

Notes On A Tide Of Technology In Turbulent Times adalah Sebagai Pelengkap dari Tiga Buku Sebelumnya

JanoerKoening, Jakarta – Prof. Ir. Jusman Syafii Djamal, Menteri Perhubungan RI Periode 2007-2009 adalah Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia sejak 14 September 2018, sebelumnya beliau menjabat sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk pada Desember 2014 hingga September 2018. Jusman juga pernah diberi amanah untuk menjadi Komisaris Utama Telkom Indonesia Tbk, sejak Januari 2011 hingga Desember 2014.

Bertempat di Aula Jakarta Railway Center, Juanda, Jakarta, Sabtu, 26 Januari 2019 dengan difasilitasi oleh Lembaga Pengkajian dan Peminatan Sejarah (LPPS), Prof. Ir. jusman Syafii Djamal meluncurkan buku ke empat (tetralogi) Notes On Facebook berjudul “Notes On The Tides of Technology In Turbulent Times” sebagai pelengkap berbagai catatan dan pengalaman Beliau sebelumnya yang pernah dibukukan.

Buku ini ditulis sebagai kumpulan catatan harian dalam jaringan Facebook. Setiap jam 05.00 setelah shalat subuh, ataupun sebelum tidur, saya selalu menyempatkan diri menulis apa yang ada dalam pikiran Lebih dari 450 catatan pendek tersimpan sebagai notes, ungkap Prof. Jusman dalam sambutannya pada peluncuran dan diskusi keempat buku tersebut.

“Telah tiga buku yang diterbitkan untuk catatan tersebut Pertama, buku Notes on Leadership, Kedua yaitu Notes on Strategy, dan ketiga adalah Notes on the Economic of Innovation. Kini saya menerbitkan buku yang berjudul Notes on A Tide of Technology in Turbulent Times,” Tambahnya.

Buku keempat dari tetralogi catatan Facebook Jusman Syafii Djamal ini menjelaskan banyaknya istilah yang diguhakan untuk mendeskripsikan fenomena kecepatan perubahan teknologi. The tides of technology yang berwujud kurva S telah mengalir setiap detik, berpindah dari satu platform bisnis ke platform bisnis yang berbeda.

Kita dipaksa oleh keadaan untuk bersilancar dari satu ombak kemajuan teknologi ke ombak teknologi berikutnya, “Teknologi Menari Membentuk Ombak” Pungkasnya. (Amhar)

Continue Reading

Uncategorized

JPK Menuntut Agar Izin PT. Kubic Gasco Dicabut.

Published

on

By

Aksi Demo JPK Menuntut Agar Izin PT. Kubic Gasco Dicabut.

JanoerKoening, Jakarta – Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Provinsi Jambi menggelar aksi di depan Istana, Kamis,24/01/2019.

Dalam aksinya mereka menuntut agar pemerintah menindak tegas oknum-oknum yang diduga adanya keterlibatan aparat dan stakeholder yang membackingi illegal drilling di Kab. Batang Hari dan Kab. Muaro Jambi.

“Kami meminta bapak Presiden agar menuntut oknum-oknum perampokan Illegal Drilling yang diduga dibackingi oleh aparat dan stake holder,” kata salah seorang peserta aksi dalam orasinya.

Berapa besar lanjutnya, kerugian negara yang hanya dinikmati para oknum-oknum tersebut yang seharusnya digunakan untuk kemakmuran rakyat.

“Kami datang jauh-jauh dari Jambi hanya untuk meminta agar presiden memerintahkan Kapolri menindak perampokan Sumber Daya Alam (SDA) di dua kabupaten tersebut.” imbuhnya.

Melalui surat pernyataan sikap JPK Provinsi Jambi, di Kab.Muaro Jambi diduga kuat telah terjadi kebocoran negara dalam skala besar. Kami menduga PT. KUBIC GASCO melakukan praktek penjualan gas illegal.

Terkait dengan itu JPK dengan berpegang teguh pada azas praduga tak bersalah, mendesak kepada Presiden Republik Indonesia untuk menindak tegas kegiatan Illegal Drilling ( pengeboran minyak manual ) di Kab.Batang Hari dan Kab.Muaro Jambi yang diduga telah merugikan negara dan membahayakan masyarakat akan dampak dari kegiatan tersebut serta mencabut izin PT. KUBIC GASCO atas dugaan telah menyebabkan kebocoran keuangan negara.
(Ary/Darman).

Continue Reading

Uncategorized

6 Daerah Termasuk Bupati Banggai Raih Anugerah “Sahabat Ramah Anak” 2019

Published

on

By

6 Daerah di Indonesia Raih Penghargaan Sahabat Rumah Anak dalam Komitmen Melarang Iklan Rokok Menuju Kota Layak Anak

Yayasan Lentera Anak menganugerahkan penghargaan “SAHABAT RAMAH ANAK” 2019, kepada 4 Walikota dan Bupati, serta 2 Dinas Perlindungan Anak di daerah di Indonesia. Acara talkshow dan penganugerahan penghargaan diselenggarakan pada Selasa, 22 Januari 2019, di Ibis Hotel Tamarin, Wahid Hasyim, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat

Penghargaan yang pertama kali ini diberikan kepada 4 Pimpinan Daerah yang memiliki komitmen melindungi anak dari zat adiktif rokok melalui kebijakan di daerahnya yaitu Walikota Padang Bapak Mahyeldi Ansharullah, Walikota Sawahlunto Deri Asta SH, Bupati Lamongan Bapak H Fadeli SH.MH, Bupati Banggai Bapak Herwin Yatim.

Sedangkan 2 Organisasi Perangkat Daerah yang telah melakukan terobosan untuk mendorong lahirnya komitmen dan kebijakan di daerahnya dalam melindungi anak dari zat adiktif rokok yaitu DPPKBP3A Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dan Dinas PPPA Kota Banjarmasin.

Berdasarkan hasil penelusuran Lentera Anak hingga tahun 2018, baru 43% Kota/Kabupaten yang telah memiliki peraturan terkait KTR dan saat ini baru 10 dari 516 Kab/Kota yang telah memiliki peraturan pelarangan iklan, promosi dan sponsor rokok (Kemenkes, 2018).

Sementara itu, ada 389 kab/kota yang berkomitmen menjadi kota layak anak, namun hanya 103 kota yang memiliki peraturan terkait KTR dan hanya 10 kab/kota yang memiliki pelarangan IPS rokok. Padahal untuk menjadi kabupaten/Kota Layak Anak, salah satu indikator yang harus dipenuhi adalah tidak boleh ada iklan, promosi dan sponsor rokok dan harus ada Perda KTR untuk melindungi anak-anak dari target pemasaran industri rokok dan paparan asap rokok.

Lentera Anak menilai bahwa 4 Walikota dan Bupati serta 2 organisasi perangkat daerah memiliki komitmen yang kuat dan keberanian untuk melarang iklan rokok melalui berbagai inisiatif, salah satunya adalah Kota Padang yang mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 46 tahun 2017 tentang penyelenggaraan reklame.

Ketua Yayasan Lentera Anak, Lisda Sundari mengatakan Apalagi mengingat hasil RISKESDAS 2018 lalu mengenai prevalensi perokok anak yang meningkat dari 7.2% (2013) jadi 9,1% (2018). Sepertinya memang kebijakan dari pemerintah pusat tidak mampu untuk melindungi anak-anak maka inisiatif dan komitmen dari daerah inilah yang sekarang dapat kami andalkan untuk melindungi anak lndonesia dari bahaya zat adiktif rokok.

Sementara itu Bupati Herwin dalam sambutannya, menekankan komitmenya untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap anak dengan menggalakkan kampanye ke para remaja. Sebagai bentuk keseriusan, ia bahkan menyatakan akan menghilangkan iklan rokok dari sejumlah titik dalam Kota Luwuk.

“Jadi kami siap kehilangan sekitar delapan miliar lebih untuk perlindungan terhadap anak di tahun 2019,” paparnya.

Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim menerima undangan untuk mendapatkan penghargaan dari Yayasan Lentera Anak Indonesia di Jakarta, berkaitan adanya penilaian bahwa Kabupaten Banggai masuk dalam kategori Kota Layak Anak. Beliau juga didaulat sebagai narasumber pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Walikota Padang, Bupati Lamongan dan Walikota Sawahlunto, Sumatera Barat.

“Pemberian award tersebut akan semakin mencambuk diri dan komitmen pimpinan daerah dalam mewujudkan kebijakan kebijakan yang pro kepada kualitas kehidupan anak-anak dan masa depan mereka melalui lingkungan yang bersih dan sehat. Nyaman dalam artian salah satunya adalah bebas dari asap,” tutur Bupati Banggai, Herwin Yatim. (Amhar)

Continue Reading

Trending