Connect with us

Nasional

PURN TNI / POLRI GELAR PETISI PILPRES NETRAL JUJUR DAN ADIL

Published

on

Petisi Purnawirawan TNI AD, AL, AU & Polri Untuk Pilpres Netral, Jujur Serta Adil

Pasal 2 huruf d Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNl menegaskan jati Diri TNI yang melarang berpolitik praktis dan menghormati prinsip demokrasi, begitu juga aparat kepolisian dalam Pasal 28 angka 2 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri menyatakan secara tegas bahwa Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

Badan lntelijen Negara (BIN) sebagai lembaga negara yang bertugas mendeteksi ancaman terhadap negara, dalam Pasal 2 huruf f menyatakan secara tegas BIN tunduk pada asas netralitas dalam penyelenggaraannya. Begitu juga dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 dinyatakan penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN tunduk asas netralitas.

Namun dalam proses demokrasi yang menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan, suara rakyat untuk memilih Presiden yang diinginkannya akan mengalami cacat dan diskriminasi, apabila terjadi ketidaknetralan oknum Aparatur Sipil Negara, TNI, POLRI, dan BIN yang banyak menggunakan fasilitas negara dan menggunakan kekuasaan, serta kewenangan yang melekat dalam jabatannya.

Kondisi ini bisa menciderai prinsip daulat rakyat sebagai kekuasaan tertinggi dalam demokrasi untuk memilih presiden sebagai representasi kedaulatan rakyat itu sendiri.

Oleh Karna itu perlu kita sikapi secara objektif melalui PETISI bersama dihadiri para Purnawirawan Jenderal TNI Polri, Akademisi dan kaum Profesional lintas profesi yang menyatakan petisi bersama pada Senin, 28 Januari 2019, di Bangka IX, Kemang Jakarta Selatan

Mereka hadir dalam Petisi ini adalah, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdijatno, Marsekal TNI (Purn) Imam Syafa’at, Komisaris Jenderal Pol. (Purn) Nugroho Djayusman, dan Komisaris Jenderal Pol. (Purn) Sofjan Jacoeb.

Sebagai komunitas yang peduli terhadap suara rakyat dalam proses demokrasi, maka kami mengajukan PETISI kepada Pemerintah Indonesia sebagai berikut: (Petisi dibacakan oleh Komisaris Jenderal Pol. (purn) Nugroho Djayusman)

Pertama, Mendesak netralitas TNI, Polrl, BIN, dan semua Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Presiden 2019.

Kedua, Mendesak agar seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di jaga oleh para prajurit TNI Polri yang ikut berperan sebagai pengawal pesta demokrasi tahun 2019.

Berkait petisi tersebut, Nugroho juga mengajak kepada semua pihak termasuk masyarakat luas agar melaporkan kepada BAWASLU dan pihak terkait lainnya, apabila mengetahui terjadinya ketidaknetralan atau keberpihakan jajaran TNI, POLRI, BIN dan aparatur negara lainnya demi menjamin jujur dan adilnya pemilu

“Demikian PETISI ini kami sampaikan demi pemilihan umum 2019 yang jujur dan adil,” tutupnya. (Amhar)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Nasional

Agun Minta Kadin Tindaklanjuti Kebijakan Jokowi

Published

on

By

Talk show bisnis kadin kota Banjar, Jabar, 23 Januari 2019.

JanoerKoening, Banjar – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Agun Gunandjar Sudarsa meminta para anggota Kadin untuk menindaklanjuti kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi yang semakin mendorong perekonomian rakyat. Karena sesungguhnya rakyat indonesia ada di daerah dan desa.

Yang mulai tahun 2015 hingga 2019 secara konsisten menjalankan roda pemerintahan yang semakin mendorong dan mengggerakkan perekonomian nasional, yang semakin merata terdisribusikan ke seluruh daerah dan desa.

Kucuran dana pemerintah / Negara melalui DAU dan DAK yang semakin meningkat jumlah dan jenisnya, seperti program KUR yang sudah mencapai 120 Trilliun, program PKH sebesar 32 Trilliun, peogram BPNT, Dana Desa untuk tahun 2019 yang mencapai 70 Trilliun.

“Ini semua harus ditangkap dan direspon dengan baik oleh para pengusaha di daerah,” ujar Agun (23/1/).

Program UMKM, Proram Sosial bank Indonesia semua juga diarahkan untuk menggerakan dan menumbuhkan perekonomian rakyat, tambahnya.

Agun juga menjelaskan, adanya kehadiran OJK dengan berbagai kegiatan langsung di desa melalui edukasi dan literasi keuangan di desa.

“Jadi para Pengusaha diingatkan untuk bisa menangkap perubahan paradigma ini,” tutur Agun Gunandjar Sudar. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

HUT Yayasan Jati Diri Bangsa Ke-17 Gelar Peluncuran Buku

Published

on

By

HUT Yayasan Jati Diri Bangsa Ke-17 Gelar Peluncuran Buku & Diskusi Publik

JanoerKoening, Jakarta – Berbicara tentang karakter tidak lepas dari manusia, karena manusia-lah yang membentuk dan mengendalikan karakter. Karakter jugalah yang akhirnya mengendalikan dan menentukan segenap pikiran dan perilaku manusia, melalui kebiasaannya.

“Karakter adalah subjek yang menyangkut moralitas-filosofis-psikologis dan menjadi bahan yang cukup pelik,” demikian di utarakan oleh Santo Budiono, Penulis Buku ‘Karakter Menentukan Masa Depan Bangsa’ dalam peluncuran buku & diskusi merayakan HUT Yayasan Jati Diri Bangsa di Gedung Pertemuan PPAD, Matraman, Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Karakter memang sangat menarik dan dapat mengundang diskusi alot akibat perbedaan cara atau sudut pandang, tambahnya.

Dalam Peluncuran Buku dan diskusi ini, telah dibahas semua itu hal tersebut, yang menghadirkan Narasumber Letjen. TNI (Purn) Kiki Syahnarki dan Soeprapto, M. Ed dari LPPKB, sehingga dapat menginspirasi pembaca nantinya.

Soeprapto, M.Ed dalam paparannya menjelaskan, bahwa untuk memberikan uraian yang cukup memadai mengenai Pemantapan Pemahaman Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam Upaya menguatkan Karakter dan Jatidiri Bangsa, dipandang perlu untuk mengupas secara seksama hal-hal sebagai beruikut:

Pertama, Makna Karakter dan Jatidiri Bangsa

Kedua, Pancasila sebagai jatidiri Bangsa Indonesia

Ketiga, Makna Pancasila sebagai Postulat, dan

Yang terakhir, Upaya Menguatkan Karakter dan Jatidiri Bangsa.

“Bangsa Indonesia memiliki kepedulian yang demikian intens mengenai pembangunan karakter dan jatidiri bangsa. Demikian banyak karangan yang mengupas mengenai karakter dan jatidiri tersebut; untuk itu perlu dipahami apa yang dimaksud karakter dan jatidiri,” pungkasnya. (Amhar)

Continue Reading

Nasional

DEKLARASI ALUMNI 1280PADI

Published

on

By

DEKLARASI ALUMI SMPN 12 ANGKATAN 80 UNTUK PADI

JanoerKoening, Jakarta – Hari ini sekumpulan Alumni SMPN 12 angkatan 80, mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo-Sandi, bertempat di Seknas Prabowo-Sandi, Hos Cokro Aminoto, Menteng, Jakarta pada Sabtu (12/1/2019)

Melihat kondisi Negara Republik Indonesia yang kita cintai, saat ini diperlukan pemimpin yang Tegas, Cerdas, Berwibawa, dan Bijaksana, ungkap Ketua Deklarasi 1280PADI, Indra PS.

“Karna itu pemimpin harus mampu membawa Indonesia kearah yang Iebih baik dan mengembalikan UUD 45 yang sebenarnya,” tambahnya.

Untuk itu, Saya didampingi wakil ketua (Purnama Muharam), dan sekjen (Dino Rinaldi) beserta teman-teman alumni SMPN 12 angkatan 80 menyatakan sikap yakni:

Kami Alumni SMPN 12 angkatan 80, dimana SMPN 12 dahulu, adalah sekolahnya Bpk Sandiaga Salahuddin Uno. Dan kami sebagai relawan Alumni 1280PADI dengan ini mendeklarasikan dan menyatakan dukungan kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Salahudin Uno sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia 2019 -2024.

Kami beralasan dengan mendukung Prabowo-Sandi, untuk Indonesia yang lebih Maju, Adil dan Makmur khususnya untuk rakyat Indonesia dan menjadi Iebih bermartabat di mata dunia.

“Semoga perjuangan kami semuanya di ridhoi, diberkahi Allah SWT dan mari kita berbuat sesuatu sekecil apapun, bisa jadi yg kecil inilah nilainya besar dihadapan Allah SWT.” tutup Indra PS Ketua Deklarasi 1280PADI. (Amhar).

Continue Reading

Trending