Connect with us

Berita Umum

Rendahnya pemahaman hakim dalam kasus perdata di PN lombok timur

Published

on

Lombok timur | Rabu, (26/02) Hadirnya Lembaga Bantuan Hukum Forum Pemuda Kalimantan Barat di Pengadilan Negeri Selong untuk memperjuangkan hak hak masyarakat yang tertindas.

Tim investigasi yang di ketuai oleh saudara Petrus marwan SH dan berapa orang LBH FPKB jakarta menemukan kejangalan hasil putusan PN lombok timur no 48/pdt.G/2019/PN.sel Yang di ketuai oleh HAKIM (ERNI PRILIAWATI, SH, SE).

Setelah mempelajari hasil putusan dan terjun langsung di objek sengketa serta meminta keterangan beberapa orang di desa Darmasari termasuk perangkat desa tim investasi menemukan bukti-bukti baru dan kejangalan hasil putusan yang sangat tidak berpihak terhadap pengugat dan kepastian hukum yang tidak mereka dapatkan.

Didalam kasus ini penggugat menuntut hak nya berupa tanah yang dahulunya digarap oleh orang tua tergugat agar di kembalikan kepada keluarga pengugat yaitu saudara Sapi’i.

Setelah meninggal nya orang tua tergugat berapa tahun yang lalu, dahulunya pengarap tanah tersebut kini anak almarhum yang bernama Khaeruman tidak mau mengembalikan tanah tersebut dengan luas 28 are bahkan yang bersangkutan mengakui memiliki surat jual beli.

Setelah ditelusuri bukti bukti tersebut kami menemukan beberapa kejangalan diantaranya surat jual beli tersebut dibuat tanpa sepengetahuan perangkat desa dan ahli waris dari keluarga Sapi’i yang kedua objek sengketa berbeda dengan apa yang ada di surat yang di miliki tergugat, ke tiga jumlah luas objek sengketa berdasarkan surat tergugat hanya 8 are sedangkan obyek sengketa 28 are dan letaknya berseberangan kurang lebih puluhan meter, yang ke empat tergugat tidak pernah melaksanakan kewajibannya membayar pajak bumi dan bangunan selama ini, lain halnya dengan saudara Sapi’i selalu menaati pembayaran pajak setiap tahunnya sesuai dengan objek keseluruhan 89 are.

Beberapa poin besar ini dikesampingkan oleh para hakim, hendaklah para hakim berpedoman pada rasa keadilan dalam menyikapi permasalahan masyarakat di desa Darmasari sebagai acuan terjadi peradilan yang bersih di Lombok Timur.

Hasil temuan LBH FPKB Jakarta akan kami tindak lanjuti di Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung bersama Ombusman, kami ingin peradilan di Indonesia bersih dan menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila di dalam memutuskan suatu perkara. (DW)

Continue Reading

Berita Umum

OKP datangi KPAI minta penjelasan terkait Polemik kolam Renang

Published

on

By

Jakarta, Aliansi pemuda dan Mahasiswa yang terdiri dari gabungan organisasi, diantaranya PP Perisai, PP Wanita Perisai, LKMI PB HMI, Perempuan Candradimuka, DPP IPTI, PB SEMMI dan PP SEPMI mendatangi kantor KPAI yg bertempat di jalan Teuku umar, Jakarta Pusat (28/02).

Aliansi pemuda dan mahasiswa tersebut melakukan proses klarifikasi dan bertabayun kepada pihak KPAI akibat statement salah seorang komisioner yaitu Ibu Sitti hikmawaty yang menyatakan bahwa “perempuan dan laki-laki dapat hamil secara tidak langsung di dalam kolam renang”

Dalam proses klarifikasi tersebut, Harjono selaku koordinator aliansi mahasiswa dan pemuda yang juga Sekjen PP Perisai mencoba meminta penjelasan secara langsung kepada komisioner KPAI terkait kronologis, Tupoksi KPAI, langkah KPAI dan capaian kerja KPAI selama ini.

Tampak hadir didalam ruangan tersebut Ibu Siti Hikmawatty dan Bapak Jasra yang juga merupakan komisioner kpai

Selain meminta penjelasan terkait viralnya statement tersebut, perwakilan dari mahasiswa dan pemuda juga memberikan masukan serta saran terkait pentingnya penguatan kinerja KPAI kedepan.

“Saya rasa, KPAI saat ini harus tetap konsentrasi pada pekerjaan Utamanya, karena ada sekitar 83 juta anak yang di urus dalam pengawasan pemenuhan dan penyelenggaraan hak anak” ungkapnya.

Harjono juga menambahkan bahwasanya KPAI jangan terjebak pada kondisi pelemahan psikologis lembaga dan tetap melakukan komunikasi lintas lembaga dalam perspektif Ketahanan Negara.

“Jangan terjebak pada penyudutan atau pelemahan lembaga sehingga psikologis KPAI terganggu dalam pelaksanaan kinerjanya, karena Anak-anak Indonesia merupakan Aset bangsa Indonesia kedepan dan hal ini merupakan bagian dalam upaya mewujudkan Ketahanan Negara.” Tegas nya.

Terkait pernyataan KPAI yang viral tersebut Harjono menjelaskan bahwa KPAI sudah meminta maaf kepada publik dan mencabut statement tersebut.

Harjono menjelaskan bahwa masyarakat perlu melihat permasalahan yang terjadi ini secara utuh tidak hanya sepenggal kejadian saja dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyetop tindakan pelemahan lembaga KPAI serta menyerukan agar tetap mendukung KPAI untuk terus melakukan perlindungan terhadap anak khususnya dalam kasus narkoba, prostitusi, asap rokok, perdagangan dan eksploitasi Anak.

“Mari kita semua stop pelemahan psikologis lembaga KPAI, mari kita bersama-sama tetap mendukung dan memberikan semangat agar KPAI tetap bekerja melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya narkoba, prostitusi, asap rokok dan lain sebagainya” ujarnya

Menurut nya ada hikmah dibalik semua kejadian ini karena meskipun kontroversi namun Harjono yakin pasti ada kalangan akademisi yang akan membahas kasus ini lebih komprehensif sesuai dengan keilmuan nya.

“Kalau kami dari kalangan mahasiswa dan pemuda yang mempunyai pemikiran kritis pastinya akan selalu mengkaji keniscayaan-keniscayaan yang ada di dunia, meskipun hal tersebut hampir tidak mungkin terjadi namun ini menjadi hal yang menarik bagi kami.” Ujarnya.

“Kami juga menemukan jurnal ilmiah yang merupakan kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu, bahkan di luar negeri ada ribuan jurnal dengan kualitas scopus, namun di Indonesia sendiri baru satu jurnal yang ada keterkaitan nya dengan hal ini, oleh karena itu menurut kami ini yang akan menjadi pemicu kalangan akademis dan para ilmuwan untuk meneliti lebih lanjut” imbuhnya.

Continue Reading

Berita Umum

Bantu Evakuasi Korban Banjir, PERISAI Bekasi Raya berharap seluruh instansi Pemerintahan Kota Bekasi bisa bersinergi

Published

on

By

Bekasi- banjir yang terjadi di kelurahan Lumbu Utara Kecamatan Rawalumbu hari ini, Selasa (25/02/2020) belum juga surut. Banjir yang mulai merendam kawasan Lumbu Utara tepatnya di perumahan belakang kampus BSI jl cut meutia mulai menggenang sejak pukul 04.00 WIB. Ketinggian volume debit air dikawasan tersebut mencapai dada orang dewasa ketika pagi menjelang siang hari.

Melihat kondisi yang terjadi, Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) Bekasi Raya yang di nahkodai oleh Rusman selaku Ketua didampingi dengan Sekertarisnya Fikri Ardan, beserta beberapa pengurus Zulfikri, Revino Akbar, Iskandar Zulkarnain melakukan kerjasama dengan PMI Kota Bekasi dalam menanggulangi bencana banjir yang ada di kota Bekasi tepatnya di kelurahan Lumbu Utara Kecamatan Rawalumbu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PERISAI Bekasi Raya dalam rangka bentuk sosial dan kepedulian PERISAI terhadap korban banjir yang sampai saat ini belum ada tindakan khusus dari Pemerintah Kota Bekasi sehingga PERISAI mengambil langkah konkrit untuk bersinergi dengan PMI Kota Bekasi dalam melaksanakan kegiatan sosial secara bersama.

Dalam kesempatan ini PERISAI Bekasi Raya mengharapkan kepada seluruh instansi Pemerintahan Kota Bekasi untuk saling bisa bersinergi dalam mewujudkan Kota Bekasi yang lebih baik lagi

Continue Reading

Berita Umum

Pimpinan wilayah PERISAI dan SEMMI DKI dukung Anies Baswedan menjalankan program demi kemajuan DKI Jakarta.

Published

on

By

Jakarta, – Organisasi serumpun Syarikat Islam, yakni Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) melakukan aksi demonstrasi mendukung gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di depan Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

“Kami sebagai organisasi mahasiswa serumpun Syarikat Islam mendukung penuh gubernur DKI Anies Baswedan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab untuk menuntaskan segala persoalan di ibukota dan menunaikan segala janji beliau,” tegas Koordinator Lapangan, Senanatha dalam orasinya.

Senanatha mengatakan sekarang sudah saatnya mahasiswa bersatu untuk mendukung seluruh kebijakan dari gubernur Anies Baswedan dalam mengatasi banjir dan macet yang menjadi permasalahan utama di DKI.

“Namun, sangat disayangkan persoalan banjir di Jakarta yang sudah terjadi sejak zaman kolonial malah dipolitisasi. Buktinya, gubernur Anies Baswedan dibully di media sosial oleh mereka yang tidak tinggal di DKI ataupun warga DKI,” tambah Sena yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum SEMMI Cabang Jakarta Pusat.

Hampir sama dengan SEMMI, dalam orasinya Pimpinan Wilayah PERISAI DKI Jakarta juga mendukung penuh gubernur Anies Baswedan dalam menjalankan program-program nya demi kemajuan DKI Jakarta.

“Sebagai pemuda yang bernaung dibawah Syarikat Islam, PERISAI akan selalu mendukung upaya gubernur DKI Anies Baswedan untuk melaksanakan semua janji beliau serta visi misi yang beliau sampaikan sewaktu kampanye dulu,” tukas Ketua Umum Pimpinan Wilayah PERISI DKI Jakarta, Fikrie Firdauzi.

Fikrie menambahkan gubernur Anies Baswedan sudah serasa gubernur Indonesia. Bagaimana tidak, setiap hari ada-ada saja oknum yang membully Anies, bahkan tidak hanya orang Jakarta saja yang bully Anies.

“Jangan sampai bully yang dilakukan oleh mereka yang bukan orang Jakarta atau tidak tinggal di Jakarta melemahkan semangat gubernur Anies Baswedan untuk membenahi Jakarta. Maju kotanya, bahagia warganya,” tutup Fikrie.

Hadir diatas mobil sound PERISAI dan SEMMI yang juga manyampaikan dukungannya kepada Anies Baswedan yakni tokoh Betawi, diantaranya Rahmat HS dan Eky Pitung dari Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 janoerkoening.com. All right reserved.